Hot
    Responsive Ads
    Home UMKM

    Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 untuk Promosikan UMKM Syariah

    "Dekranasda gelar Modest & Iftar Ramadan 2026 untuk mempromosikan UMKM syariah, memperkuat ekonomi kreatif dan fesyen muslim daerah."

    2 min read

    -
    Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 untuk Promosikan UMKM Syariah

    HARIANEXPRESS-Semarang – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sebuah agenda khusus untuk mengangkat sekaligus memasarkan produk-produk UMKM syariah unggulan daerah.

    Berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, kegiatan bertajuk Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 27 Februari hingga 1 Maret 2026. Event ini akan dipusatkan di The Park Mall, Kota Semarang.

    Ajang tersebut akan melibatkan banyak unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Dekranasda dari 35 kabupaten/kota, pondok pesantren, pelajar SMA dan SMK, hingga pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

    Kepala Disperindag Jawa Tengah, July Emmylia, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi UMKM berbasis syariah, terutama pada sektor modest fashion dan kuliner halal yang terus menunjukkan tren positif di masyarakat.

    “Selain sebagai sarana promosi, kegiatan ini juga menjadi penguatan pasar bagi UMKM syariah. Apalagi digelar menjelang Lebaran, sehingga potensi transaksi dan minat masyarakat sangat besar,” ujar Emmy usai audiensi bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin dan Ketua Dekranasda Jateng Nawal Arafah Yasin, Kamis (22/1/2026).

    Ia menjelaskan, rangkaian acara akan dikemas atraktif dan variatif. Mulai dari bazar UMKM modest fashion dan kuliner syariah dari 35 kabupaten/kota, fashion show Dekranasda, lomba hadroh antar OPD dan BUMD, lomba band pelajar SMA/SMK, lomba tung-tung sahur, talkshow opini, hingga pertunjukan seni dan hiburan lainnya.

    Menurut Emmy, puluhan pelaku UMKM akan ambil bagian dalam pameran tersebut. Sementara pada sesi fashion show, peserta akan melibatkan Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Jawa Tengah, kepala OPD perempuan, serta istri pimpinan Forkopimda Jawa Tengah.

    “Perkembangan modest fashion sangat pesat dan sudah menjadi pilihan masyarakat. Ini merupakan peluang besar bagi UMKM syariah di Jawa Tengah. Kami optimistis event ini akan ramai dikunjungi setiap harinya,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menyampaikan bahwa pengembangan UMKM syariah terus didorong sebagai bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dalam mewujudkan Jawa Tengah sebagai provinsi ramah muslim.

    Untuk mendukung target tersebut, Dekranasda telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain revitalisasi galeri Dekranasda, pelatihan membatik ready to wear, pelatihan digital marketing, serta program inkubasi bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli.

    Dekranasda juga bekerja sama dengan Bank Indonesia dalam proses kurasi produk guna meningkatkan kualitas UMKM, serta menggandeng perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan.

    Nawal berharap, melalui penyelenggaraan Dekranasda Modest & Iftar Ramadan 2026, UMKM syariah lokal semakin mendapatkan ruang promosi yang luas dan mampu memperkuat perekonomian daerah berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai syariah.

    “UMKM produk muslim di Jawa Tengah jumlahnya sangat banyak. Ini harus terus kita dorong agar jangkauan pasarnya semakin luas,” ujarnya.

    Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyambut positif rencana penyelenggaraan event tersebut. Menurutnya, Jawa Tengah yang memiliki jumlah penduduk muslim besar menyimpan potensi kuat dalam pengembangan UMKM syariah.

    Ia juga mendorong agar pameran UMKM syariah turut digelar dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026 yang akan berlangsung di Jawa Tengah pada September mendatang.

    “Jawa Tengah dipercaya menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2026. Ini momentum yang sangat tepat untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk UMKM syariah kita ke tingkat nasional,” pungkas Gus Yasin.

    Komentar
    Additional JS