Hot
    Responsive Ads
    Home Event Inacraft

    Pertamina Dorong UMKM ke Pasar Global Lewat Inacraft 2026

    "Sukses UMKM Pertamina di Inacraft 2026: Transaksi capai Rp7,5 miliar dari buyer asing. Pelajari bagaimana pembinaan Pertamina membuka peluang ekspor."

    2 min read

    -
    Pertamina Dorong UMKM ke Pasar Global Lewat Inacraft 2026

    PT Pertamina (Persero) memperluas akses UMKM binaannya ke pasar global melalui ajang Inacraft 2026 di Jakarta (08/02/2026).

    Perusahaan energi negara ini memanfaatkan pameran The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026 sebagai platform utama. Acara berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) dari 4 hingga 8 Februari 2026. 

    UMKM binaan Pertamina dalam ajang Inacraft 2026. (Dok. Pertamina)
    UMKM binaan Pertamina dalam ajang Inacraft 2026. (Dok. Pertamina)

    Hingga hari ketiga pameran, yakni Jumat, 6 Februari 2026, UMKM binaan Pertamina mencatat transaksi senilai Rp7,5 miliar. Angka ini terdiri dari transaksi ritel Rp3,8 miliar dan komitmen pembeli Rp3,7 miliar.

    Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menyatakan capaian ini menunjukkan keberhasilan program pembinaan UMKM yang perusahaan jalankan secara berkelanjutan. 

    Baron menekankan bahwa Inacraft berfungsi sebagai etalase strategis. Platform ini membantu UMKM memperluas jaringan dan membangun kepercayaan dengan pembeli global. 

    "Kami mendorong UMKM tidak hanya mengejar penjualan sesaat, tetapi juga membangun keberlanjutan usaha agar mereka naik kelas dan bersaing di kancah internasional," kata Baron dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu.

    Pameran Inacraft 2026 menargetkan transaksi ritel Rp102,5 miliar dan kontrak dagang US$1,5 juta. Acara ini menarik ribuan pengunjung, termasuk pembeli dari berbagai negara. 

    Pertamina membawa puluhan UMKM binaannya, fokus pada produk kerajinan tangan berbasis kearifan lokal dan berkelanjutan. Kehadiran mereka tidak hanya mengejar transaksi, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

    Keberhasilan UMKM di Hari-hari Awal Pameran

    Pada hari pertama pembukaan, Rabu, 4 Februari 2026, UMKM binaan Pertamina langsung membukukan penjualan Rp1,9 miliar. Capaian ini menjadi sinyal positif atas kualitas produk mereka. 

    Baron menyebut angka tersebut membuktikan UMKM Pertamina punya daya saing kuat, baik di pasar nasional maupun global. Progres berlanjut hingga hari ketiga, di mana total transaksi melonjak menjadi Rp7,5 miliar. 

    Pembeli mancanegara mendominasi, termasuk dari Prancis, Belanda, Jerman, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Chili, dan beberapa negara Afrika.

    Salah satu UMKM yang menonjol adalah Bali Ayu, merek wellness dan aromaterapi dari Gianyar, Bali. Pemiliknya, Komang Yatik, mengaku terkejut dengan respons positif dari pembeli internasional. 

    Produknya, seperti lilin aromaterapi dan minyak esensial, laris manis. "Pendampingan dari Pertamina dan pameran seperti Inacraft benar-benar membuka jalan kami ke pasar global," ujar Komang. 

    Pembeli dari Maladewa memesan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa, menyoroti minat tinggi terhadap produk ramah lingkungan.

    UMKM lain, Agrominafiber, juga menuai sukses. Mereka menarik pembeli dari Argentina dan Jepang dengan produk serat alami untuk kerajinan. Pembeli dari Malaysia tidak hanya membeli secara ritel, tetapi juga menyepakati pasokan rutin untuk pasar ritel di negara tersebut. 

    Sementara itu, pemilik gerai suvenir ternama dari Prancis melakukan pemesanan awal dan komitmen jangka panjang dalam skala besar.

    Dampak Pembinaan Pertamina terhadap UMKM

    Pertamina menjalankan program pembinaan UMKM secara konsisten sejak bertahun-tahun. Program ini mencakup pelatihan, pendanaan, dan akses pasar. Baron menambahkan bahwa keikutsertaan di Inacraft 2026 memperkuat ekosistem UMKM nasional. 

    "Kami ingin UMKM menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia," tegasnya.

    Selain Inacraft, Pertamina terlibat dalam berbagai inisiatif. Misalnya, perusahaan menggandeng Rumah Tahanan (Rutan) Kebumen untuk memberdayakan warga binaan melalui program UMKM. 

    Program Pemberdayaan Agribisnis (PAG) juga membangun UMKM sektor pangan yang berdaya saing. Inisiatif ini selaras dengan target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB nasional, yang saat ini mencapai sekitar 60 persen.

    Inacraft sendiri merupakan pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara. Tahun ini, acara mendapat dukungan dari sponsor seperti Pertamina, Tokopedia, dan TikTok Shop. 

    Pengunjung bisa menemukan beragam produk, dari anyaman bambu hingga tekstil tradisional. Kehadiran pembeli asing membuka peluang ekspor, yang krusial bagi UMKM Indonesia. 

    Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan ekspor UMKM naik 15 persen pada 2025, dan tren ini berlanjut di 2026.


    Sumber:

    • https://www.antaranews.com/berita/5404226/pertamina-perluas-akses-umkm-binaan-ke-pasar-global-lewatinacraft
    • https://www.metrotvnews.com/read/K5nCRX8A-umkm-pertamina-laris-manis-di-inacraft-2026-digemari-buyer-asing-hingga-tembus-transaksi-miliaran
    • https://www.topbusiness.id/122911/inacraft-2026-targetkan-transaksi-rp-1025-miliar-dan-kontrak-dagang-us-15-juta.html
    • https://www.cnbcindonesia.com/news/20260205163113-4-708558/umkm-pertamina-bukukan-penjualan-rp19-m-di-hari-pertama-inacraft-2026
    Komentar
    Additional JS