Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS, BOGOR – Festival Trans TV di Gelora Pakansari menjadi panggung cuan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah dan wadah kegiatan sosial, Senin (28/9/2026).
Fino bersama timnya mulai bersiap menata booth alpukat kocok dan durian kocok sejak pukul 03.00 WIB, Ahad (27/9/2026). Pengunjung kemudian mulai berdatangan dalam jumlah ramai beberapa jam berselang.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat di Festival Trans TV ini luar biasa ramai. Saya mulai buka sejak subuh dan sudah melihat masyarakat mulai berdatangan sekitar pukul 05.30 WIB. Dari pagi memang sudah terlihat ramai,” ujar Fino.
Selain area kuliner UMKM, booth PMI Kabupaten Bogor turut diserbu warga yang ingin berkonsultasi mengenai donor darah. Davina dari PMI menyatakan banyak warga yang menanyakan persyaratan serta jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Antusiasme masyarakat di Festival Trans TV ini cukup tinggi. Banyak warga yang datang dan bertanya mengenai donor darah, mulai dari persyaratan hingga kapan mereka bisa melakukan donor darah,” ungkap Davina kepada detikJabar, Minggu, 27 Sep 2026.
Warga asal Bojonggede bernama Citra bersama temannya, Meli, tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB untuk menikmati rangkaian acara hiburan. Mereka memilih menonton berbagai kegiatan tanpa mengikuti perlombaan yang tersedia.
“Saya tidak ikut lomba, hanya menonton dan menikmati rangkaian kegiatan yang ada. Suasananya ramai dan menyenangkan,” tutur Citra.
Festival ini menghadirkan berbagai agenda seperti senam bersama, lomba rakyat, lomba mewarnai, serta siaran program televisi. Acara musik dimeriahkan oleh Gilga Sahid, Happy Asmara, Wali, serta kajian bersama Ustadz Maulana dan Ustadz Syam.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menilai kegiatan berskala besar ini efektif membuka pasar bagi produk usaha setempat seiring perkembangan infrastruktur. Ia menyebut wilayah Cibinong kini telah bertransformasi menjadi destinasi utama kunjungan.
“Ketika wilayah semakin dikembangkan, kemudian diisi dengan berbagai kegiatan dan investasi, maka peluang UMKM untuk berkembang juga semakin besar,” ujar Ajat Rochmat Jatnika.
“Kalau dulu orang melewati Cibinong untuk menuju Kota Bogor, Puncak atau wilayah lainnya, sekarang Cibinong mulai menjadi tujuan. Ini menjadi poin penting bagi kita,” tambah Ajat Rochmat Jatnika.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap konsistensi dalam mendukung usaha lokal dapat memperkokoh fondasi ekonomi daerah.











