Heri Purwadyo Penulis | Ipnu Subroto Editor
HARIANEXPRESS – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk membuka akses pasar Arab Saudi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah fesyen Indonesia melalui penguatan jejaring bisnis dan peluang kerja sama, Rabu(7/10/2026).
Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng Indonesian Trade Promotion Center Jeddah guna memperkuat konektivitas pelaku usaha nasional dengan negara tersebut. Langkah strategis ini diwujudkan lewat keikutsertaan BSI dalam ajang 4th Saudi Fashion & Tex Expo 2026 di Jeddah yang digelar pada 6 Oktober 2026.
“Untuk memperkuat akses pasar bagi pelaku usaha Indonesia, BSI juga berkolaborasi dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, yaitu perwakilan perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang berada dalam naungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Arab Saudi,” ujar Wisnu Sunandar.
Dalam pameran internasional ini, BSI membawa merek Khanaan yang merupakan salah satu nasabah binaan sektor fesyen. Khanaan bergabung bersama sembilan perusahaan tekstil dan fesyen tanah air lainnya dalam Paviliun Indonesia.
Ajang pameran tersebut melibatkan peserta dari lebih dari 25 negara serta menghadirkan lebih dari 550 perusahaan. Kegiatan ini juga menargetkan kehadiran sekitar 10.000 pengunjung industri serta pembeli perdagangan.
“Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas antara pelaku usaha Indonesia dengan pasar Arab Saudi melalui pengenalan potensi produk, perluasan jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta pembukaan peluang business matching dengan calon mitra dan buyer di pasar setempat,” tambah Wisnu Sunandar.
Selain pameran dagang, rangkaian kegiatan turut menghadirkan forum Halal Creative. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari sektor perbankan syariah, sistem pembayaran, unsur pemerintah, perdagangan, hingga industri fesyen.
Partisipasi aktif dalam pameran tersebut menjadi langkah nyata BSI dalam memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha lokal. Upaya ini sekaligus berfungsi memperkuat integrasi industri fesyen halal nasional ke dalam ekosistem halal global.
Melalui sinergi ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu mendulang peluang emas untuk mengenalkan produk unggulan. Langkah tersebut juga membuka jalan dalam membangun relasi bisnis baru serta menjajaki potensi pasar di Arab Saudi dan kawasan Timur Tengah secara luas.
Sumber:
- https://www.antaranews.com/berita/5774490/bsi-bawa-umkm-fesyen-indonesia-tembus-pasar-arab-saudi











