Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Cek Fakta: Klaim Link Pendaftaran BLT UMKM 2026 Ternyata Hoaks

Article ad before first paragraph
Cek Fakta: Klaim Link Pendaftaran BLT UMKM 2026 Ternyata Hoaks

HarianExpress-Jakarta — Beredar kembali di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim adanya link pendaftaran Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM 2026. Informasi tersebut diunggah oleh salah satu akun Facebook pada 7 Januari 2026.

Dalam unggahan itu disebutkan pemerintah akan menyalurkan BLT UMKM sebesar Rp50 juta kepada setiap penerima melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Program tersebut diklaim hanya berlaku pada tahun 2026 dan ditujukan untuk seluruh pelaku UMKM.

Unggahan tersebut juga menyertakan menu pendaftaran yang mengarahkan pengguna ke sebuah tautan tidak resmi dan meminta pelaku UMKM untuk mengisi data pribadi.

Cek Fakta klaim tersebut dengan merujuk pada informasi resmi dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui akun Instagram resminya, @kementerianumkm.

Article ad in the middle of article

Dalam klarifikasinya, Kementerian UMKM menegaskan bahwa informasi mengenai BLT UMKM 2026 tersebut tidak benar dan terindikasi sebagai penipuan.

HOAKS!

Beredar informasi terkait BLT UMKM Bantuan 5 Juta untuk semua pelaku UMKM. Faktanya, informasi tersebut tidak benar dan terindikasi penipuan.

Kementerian UMKM menegaskan tidak ada program BLT UMKM dari Kementerian UMKM maupun Pemerintah.

Kementerian UMKM juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan bantuan pemerintah, di antaranya:

Meminta pengisian data pribadi melalui formulir atau tautan tidak resmi

Menjanjikan bantuan, hibah, atau program pemerintah yang sebenarnya tidak ada

Informasi resmi terkait program UMKM, menurut Kementerian UMKM, hanya disampaikan melalui kanal media sosial resmi dan situs umkm.go.id.

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim mengenai link pendaftaran BLT UMKM 2026 adalah tidak benar atau hoaks. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi pemerintah dan tidak sembarangan mengakses tautan mencurigakan.

Status: Hoaks

Article ad after last paragraph